Bismillahirrohmaanirrohiim

ZAKAT FITRAH DENGAN MATA UANG



Syekh Abdus Sattar Al-Jilani berkata :

زكاة الفطر نقوداً أنفع للفقير لأنه أدرى بحاجاته

Berzakat fitrah dalam bentuk mata uang jauh lebih bermanfaat bagi orang fakir (dibanding barang lainnya) karena orang fakir tersebut lebih tahu apa saja kebutuhannya (dihari raya).

https://www.facebook.com/100003882518248/posts/1108431869296220/

Jika ada yang bertanya, Siapa saja Ulama yg membolehkan Zakat dg mata uang?

Jawabnya : Banyak, diantaranya 
1. Atho' bin Abi Rabah
2. Hasan al-Bashri
3. Khalifah Umar bin Abdul Aziz
4. Abu Ishaq as-Sabi'e, salah seorang pemuka Tabi'en yg pernah hidup semasa dg lebih dari 30 sahabat Baginda Rasulillah ﷺ, diantaranya Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw.

Beliau berkata :

أدركتهم وهم يؤدون في صدقة رمضان الدراهم بقيمة الطعام ". ( رواه ابن أبي شيبة ٣ /٦٥ )

Aku mendapati para sahabat nabi menunaikan zakat dalam bulan Ramadhan dalam bentuk mata uang (dirham) yg senilai dg makanan (1 sha'). [HR. Ibnu Abi Syaibah, 3/65]

5. Sufyan al-Tsaury
6. Abu Hanifah
7. Ahmad bin Hanbal, Didalam salah satu kitabnya, Syaihul Islam Ibnu Taimiyah berkata :

"وأما إذا أعطاه القيمة ففيه نزاع : هل يجوز مطلقاً؟ أو لا يجوز مطلقاً؟ أو يجوز في بعض الصور للحاجة، أو المصلحة الراجحة؟ على ثلاثة أقوال ـ في مذهب أحمد وغيره ـ وهذا القول أعدل الأقوال" يعني القول الأخير [مجموع الفتاوى ٢٥/ ٧٩]

Adapun jika Ia (Muzakki) mengeluarkan zakatnya dalam bentuk mata uang maka terdapat khilaf diantara Ulama. Apakah boleh secara mutlak?, apa tidak boleh secara mutlak?, apa boleh dalam kondisi tertentu karena ada hajat? dan atau boleh karena nilai plusnya (masalah rojihah)? Didalam madzhab Imam Ahmad bin Hanbal hal ini ada 3 qaul. Dan pendapat yg terakhir (yg dg pertimbangan adanya masalah rojihah) adalah pendapat yg paling proporsional. [Majmu'ul Fatawa,  juz 25 hal. 79].

8. Ishaq bin Rahawih, Guru dari al-Bukhari. Atas motivasi Beliaulah Al-Bukhari sukses menyusun "Shahih Bukhari".
 
9. Al-Bukhari, Ibnu Rasyid berkata :

"وافق البخاري في هذه المسألة الحنفية مع كثرة مخالفته لهم لكن قاده إلى ذلك الدليل". (فتح الباري 5/57)

9Didalam hal ini (zakat dg mata uang) Al-Bukhari sependapat dg Hanafiyah walaupun lebih banyak berbeda didalam banyak hal namun khusus masalah ini dalil-lah yg menuntun Beliau untuk sependapat dg Hanafiyah. [Fathul Bari, juz 5 hal. 57].

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=913718045434271&id=100003882518248

Parama'an, 15062018

📢 Ikuti Dan Share Channel Telegram 👇🏽

💐 FiQiH IsLaM
Indahnya Kebersamaan
Didalam Perbedaan

📥 https://t.me/fiqih_paramaan/223


.

PALING DIMINATI

Back To Top